Showing posts with label California. Show all posts
Showing posts with label California. Show all posts

Sunday, July 10, 2011

Acai Bowls from Backyard Bowl

On our way up to San Luis Obispo yesterday, we made a quick stop at Backyard Bowl in Santa Barbara for delicious acai bowls. Both my hubby and I had the Berry Bowl which was a mixture of the pulp of acai berry blended together with banana, strawberries and apple juice, then toped with granola, strawberries, blueberries, banana and goji berries. Hubby had his with fresh organic non-fat Straus Creamery yogurt.  

Not only did the dish look pretty, but it tasted really good. 


Saturday, May 28, 2011

Hip Vegan Cafe - Ojai


After our nice morning hike with great views of the Ojai Valley this morning, we stopped by Hip Vegan Cafe for lunch. The food was super yummy, the owner was very friendly and nice. My non-vegan husband raved about how delightful his tempe burger was. The burger was served on sprouted whole grain bun and had tomatoes, a lot of sprouts, miso mayo, onion and lettuce. It came with light and tasty salad and chips. 


I was blown away by my Hip Hip Hooray Wrap. It was a raw dish of spicy jalapeno almond pate with guacamole, sprouts, lettuce mix wrapped in collard green. It didn't look so appetizing but it was one of the best meals I've ever tried. Easily.


After lunch we visited a very cool olive tree farm and olive oil facility and walk around downtown Ojai afterwards. 

Olive tree farm


Hip Vegan Cafe
928 East Ojai Avenue
Ph. : (805) 646-1750
Ojai

Ojai Olive Oil
1811 Ladera Road
Ph.: 805 646-5964
Ojai

Saturday, November 22, 2008

Road Trip to Monterey and Environs

Kurang dari 36 jam berada di rumah setelah kembali dari perjalanan panjang di Asia, kami berdua sudah dalam perjalanan ke Monterey (lagi dan lagi :-). Selain Fifi's Bistro Cafe dan Thai Krua Cafe, tempat makan yang kami kunjungi adalah restoran atau cafe yang sudah kami kenal atau sudah menjadi langganan.  We're not feeling so adventurous on this trip. 

Rabu, November 19:  Setelah sarapan langsung berangkat, berhenti sebentar di Starbucks Montecito untuk secangkir decaffeinated latte, dan di San Luis Obispo untuk makan siang di Buona Tavola.  Sebelum ke hotel mampir dulu di Patisserie Bechler di Pacific Grove untuk membeli kue pistachio, kue coklat dan beberapa potong cookies.  Patisserie Bechler ini sudah menjadi salah satu a must-stop bakery buat kami berdua jika berkunjung ke Monterey area.  Kue-kue nya enak banget dan sangat "European".  Akhirnya sebagian kue-kue dan cookies yang dibeli menjadi "dinner" kami malam itu. Karena masih jet lag; begitu sampai di hotel mata dan badan sudah tidak bisa diajak kompromi lagi; langsung memerintahkan untuk istirahat. 
Kamis, November 20:  Makan pagi keesokan harinya di tempat langganan First Awekening di Pacific Grove.  Setelah itu jalan-jalan di Carmel menikmati suasana kota di musim gugur yang kelihatan lebih sepi dibandingkan musim semi atau musim panas.  Jadinya terasa lebih puas menikmati sudut-sudut kota Carmel yang cantik. Saat perut mulai terasa lapar, mampir ke Bruno's Market & Deli untuk membeli sepotong sandwich tri-tip,  apel dan air putih kemasan yang dinikmati di salah satu taman di kota Carmel bergabung dengan beberapa penduduk yang juga berpiknik sambil menikmati hari yang cerah di bulan November.  Untuk makan malam karena masih terbayang-bayang lezatnya masakah Thai di Bangkok, kami putuskan untuk mencoba restoran Thai Krua Cafe. Pilihan yang mengecewakan karena semua makanan yang kami pesan malam itu rasanya standar. Kami tidak akan merekomendasikan restoran ini ke teman dan kenalan. 
Jumat, November 21: Dimulai dengan makan pagi ringan di East Village Coffee Lounge (EVCL) di Monterey; secangkir organic decaffeinated latte dan setangkup bagel panggang dengan cream cheese.  EVCL suasananya asik buat duduk-duduk, yang kerja ramah-ramah, rasa makanannya diatas rata-rata, dan fresh karena kebanyakan dibuat di dapur EVCL sendiri.  What I like the most about EVCL is that mereka menerapkan "green" konsep semaksimal mungkin dan menggunakan produk yang "biodegradable".  Kopinya kopi lokal dari hasil fair-trade.  Ada wi-fi gratis lagi.  Siangnya mencoba masakan Perancis di Fifi's Bistro Cafe, Pacific Grove. Suami pesan Sole Beurre Noisette dan saya pesan Steak Frites - grilled Angus skirt steak dengan merica hijau dan disajikan dengan potongan kentang goreng, dan french onion soup sebagai hidangan pelengkap sementara suami pesan sepiring salad segar. Secara mengejutkan rasa masakannya mendekati sempurna dengan porsi yang lumayan. Jadilnya rencana untuk menikmati dessert di Patisserie Bechler yang cuma selemparan batu dari Fifi's Bistro Cafe batal. Perut sudah tidak sanggup lagi untuk menampung sepotong kue kering sekalipun. Untuk makan malam kami mengajak sahabat kami yang tinggal di Bay Area untuk mencoba salah satu restoran favorit kami, Passion Fish di Pacific Grove.  Seperti telah kami duga, mereka berdua sangat menyukai semua hidangan yang dipesan malam itu.  


Sabtu, November 22:  Makan pagi dinikmati di the Tuck Box di Carmel setelah cukup lama absen makan di restoran ini.  Seperti biasa pesan  scones mereka yang rasanya masih boleh dipujikan bersanding dengan Jack Cheese & Avocado omelette, segelas jus jeruk segar dan secangkir kopi.  Sebelum kembali ke Monterey, jalan kaki menyusuri Carmel yang tampak lebih hidup dibandingkan hari biasa.  Makan siang di Pattiserie Bechler untuk menikmati kembali lezatnya "Turkey Sandwich" yang selalu bikin puas dan tidak terlalu berat di perut. Padahal turkey sandwich mereka sangat sederhana.  Hanya menggunakan irisan tomat, lettuce, bawang bombay dan Swiss cheese.  Sepertinya karena rotinya home-made (saya pilih croissant) dan menggunakan sayuran segar maka rasanya menjadi lain. Sebelum meninggalana restoran, tidak lupa membungkus beberapa potong kue kering dan sepotong kue pistachio kesukaan. Makan malam tentulah sushi di Tsurugi San Luis Obispo. 

Wednesday, January 23, 2008

Santa Barbara Shellfish Co


Two of my sisters visited us this month. Since both of them have been to LA before we didn't take them to places where most tourists go. Instead we took them to our favorite spots where we go on weekends to hang out or dine at our favorite cafes and restaurants. Santa Barbara is one of those spots. 



So on Sunday off we went to this American Riviera city. We walked along the city's main drag State Street that is lined with shops, restaurants, and vintage movie theaters then wandered loosely around downtown. After driving around lovely Spanish-Mediterranean neighborhoods we headed for the Santa Barbara Shellfish Co at Stearns Wharf for their fresh and yummy seafood and of course for the view of the Pacific Ocean!!! 



We ordered local Dungeness Crab which its season in Santa Barbara begins in November.  Cannot get any fresher than that. Just plucked from the shell and we got delicious and sweet crab; I liked my dungeness crab in its plainest form, no butter or anything. Dungeness crab and oysters are the two items we always get when we eat at SB Shellfish Co. Our server suggested that we tried the lobster taco as well since they just got fresh lobster. So we went with lobster taco as well. It was very sweet and yummy. Glad we tried that as well. 


Santa Barbara Shellfish Co.
230 Sterns Wharf
Santa Barbara, CA 93101
(805) 966-6676

Sunday, October 28, 2007

Chocolate Moment, San Francisco

"Let's meet at Chaya Brasserie at 6:00pm" pesan Sonita memastikan tempat makan malam kami pada Jum'at yang baru lalu. Siang harinya, disela-sela menyelesaikan kerjaan jarak jauh, saya sempatkan untuk mengunjungi website restoran. Kebiasaan soalnya, setiap ke restoran baru, harus liat daftar menunya dulu. Selain untuk mem"familiar"kan diri dengan restorannya, juga untuk memastikan adanya makanan yang bisa dinikmati. Jika tidak ada yang kelihatan menarik untuk dicoba di daftar menu, sebelum pergi ke restoran, bisa makan dulu. Nanti di restoran biar makan salad dan dessert aja.



Dari daftar menu yang tertera di web site, ada beberapa makanan yang sepertinya enak dan perlu dicoba. That's a good. Mana yang akan saya pesan, nanti aja mutusinnya setelah sampai di restoran. Kadang selera saya suka berubah sesuai dengan berubahnya waktu :-) Tapi untuk dessert saya sudah punya pilihan pasti.Sebagai penggemar coklat, pastilah saya milih Molten Chocolate Cake yang deskripsinya "Warm Valhrona Chocolate Cake, Raspberry Coulis Tahitian Vanilla Ice Cream" Hm... Mudah2an rasanya selezat namanya.
Beberapa menit sebelum jam 6 kami pun meninggalkan hotel yang cuma berjarak beberapa blok dari Chaya Restaurant. Tidak berapa lama kemudian Sonita muncul bersama suaminya. Ini adalah pertama kalinya saya dan cakep bertemu Adam, suami Sonita. Untungnya tidak ada perasaan canggung sama sekali. Kami semua langsung merasa cocok dan betul-betul menikmati makan malam yang menyenangkan. Halibut panggang yang dilumuri taburan kacang macadamia sangrai yang saya pesan terasa pas bumbu dan tingkat kematangannya. Mak nyus (Mr.BW, punteun istilahnya saya pinjam) dan tidak membuat enek sehingga tidak ada kesulitan untuk menghabiskannya.


Tapi yang menjadi primadona malam itu buat saya adalah sang chocolate cake (Molten Valrhona Chocolate Cake).  Enak banget banget dan menjadi choclate cake terenak yang pernah saya coba. Bentuk cakenya mirip mini muffin terbalik yang didalamnya diisi dengan coklat Valhrona yang sudah dilelehkan. Cakenya terasa moist dan tidak terlalu manis. Sesendok demi sesendok potongan kecil chocolate cake bercampur lelehan hangat Valhrona coklat dan vanilla ice cream pun saya nikmati dengan puas. Kelezatannya tidak bisa saya jelaskan dengan kata-kata. Heavenly....


Kencan saya dengan coklat (duh bahasanya) terus berlanjut. Sempat juga mengunjungi Recchiuti Confections, dalam komplex Ferry Building. Menurut Forbes Traveler.com toko coklat ini termasuk satu dari sepuluh The World's Best Chocolate Shops. Sayang sekali saya tidak sempat membeli dan mencicipi kelezatan coklat di toko ini. Ketika saya tiba di Recchiuti, saya liat antrian panjang di depan kasir. Membuat saya malas untuk bergabung. Selain itu perut masih terasa kenyang setelah makan siang di Slanted Door yang juga berlokasi di Ferry Building. Jadi sedang tidak kepingin2nya makan coklat. Mudah2an saya diberi kesempatan untuk mencoba dalam kunjungan ke SF yang lain.



Coklat-coklat yang umumnya berbentuk praline itu dipajang dengan cantik dalam etalase kaca. Pengunjung dengan leluasa bisa "window shopping" layaknya seperti memasuki toko perhiasan. Silahkan menikmati sepuas-puasnya tetapi tidak bisa memegang atau mencoba. What a torture!

A Great Morning in San Francisco: Ferry Plaza Farmers Market



Salah satu kesukaan saya adalah mengunjungi dan belanja di Farmers Market. Senang sekali melihat deretan sayur mayur segar dan buah-buahan cantik berwarna-warni. Setiap mengunjungi Farmers Market, saya selalu menemui sayur-sayuran atau buah-buahan baru yang hanya muncul pada musim tertentu. Karenanya hari terakhir di SF kami jadwalkan untuk mengunjungi Farmers Market di Ferry Plaza. Farmers Market yang dikelola oleh the Center for Urban Education about Sustainable Agriculture(CUESA) setiap hari Sabtu dan Selasa dipenuhi oleh petani lokal dengan hasil pertaniannya yang kebanyakan organic. Selain hasil pertanian segar, umumnya Farmers Market ini juga menyediakan berbagai makanan praktis.




Pukul 8 lewat sedikit kami sudah berada di lokasi. Sengaja kami tidak makan pagi di hotel karena ingin mencoba makanan yang tersedia di Farmers Market. Karena masih pagi, FM belum terlalu penuh. Kami pun mengelilingi pasar mencari tempat makan yang kira-kira enak. Dari sekitar 5 tempat yang menjual makanan, kami memutuskan untuk mencoba sarapan ala Mexico di Primavera. Selain antriannya yang paling panjang (tandanya populer kan), juga makanannya terlihat mengundang selera banget dibandingkan yang lain.
Primavera Tamales
Saya pesan scrambled eggs yang disajikan dengan green corn tortilla, black beans, potongan segar alpukat, cilantro, onion dan taburan goat cheese. Cakep pesan tamales plate dengan black beans dan taburan goat cheese. Minumnya perasaan air jeruk segar. Saya tidak terlalu suka tamales, tapi cakep bilang tamalenya termasuk kategori enak sekali. Sarapan saya pun nggak kalah enaknya, terutama green tortillanya yang crispy dan tidak terasa berat di perut. Karena meja dan kursi plastik yang tersedia tidak mencukupi kapasitas pengunjung, kami bergabung dengan pengunjung lain duduk dipinggir pier dengan pemandangan Bay Bridge yang menawan. What a wonderful way to start the day.

Setelah kenyang, kami cuci mata di sekitar area. Deretan sayuran dan buah-buahan segar begitu cantik dengan warna-warni yang mengundang selera. Sayang sekali cuma mata kami saja yang bisa menikmati sepuas2nya, karena tidak semua sayuran segar bisa bertahan sampai LA. Tapi saya tidak bisa menahan diri untuk tidak membeli beberapa jenis jamur segar yang bentuknya unik dan belum pernah saya temui di LA. Menurut sang penjual, jamur tersebut akan tetap segar dalam dua hari. Jadi kami tidak perlu khawatir membawanya pulang. Asyik. 

Fresh Dates
Selain jamur, kami membeli beberapa paprika berwarna ungu, persimmon, dan buah kurma medjool segar. Sebetulnya kami tidak berniat untuk memnbeli kurma karena sudah menemukan tempat membeli kurma yang kami sukai di LA. Tapi gadis muda penjual kurma yang cantik, pintar sekali berkomunikasi dengan pengunjung. Sambil menjelaskan varian kurma yang tersedia hari itu, dengan ramahnya dia mengundang pengunjung untuk mencicipi setiap kurma. Kurma medjoolnya terasa enak dan manis, tidak kalah dengan kurma medjool yang biasa kami beli. Jadilah kami tergoda untuk membeli. Di standnya di pajang berumpun-rumpun kurma segar dengan batangnya. Inilah pertama kaliya saya melihat kurma segar. Warnanya hijau kekuning2an, mulus, cantik dan kamek sekali keliatannya - kamek adalah bahasa Minang, tidak tau bahasa Indonesianya apa- (Foto samping).

Setelah puas cuci mata di bagian sayur mayur, kami menuju Ferry Building. Begitu memasuki bangunan tercium harumnya fresh baked roti dan pies dar
i Frog Hallow Farm.
 Wah harus di coba juga nih, tapi karena perrut masih kenyang, kami hanya beli sepotongBlackberriy Turnovers dan Cherry Tartlets untuk dimakan di pesawat. Dari sana kami mampir ke toko roti Acme Bread Company untuk membeli beberapa loaf roti buat dibawa pulang. Sebelum pulang ke hotel untuk check out, disempatkan sebentar untuk menikmati secangkir hangat decaff latte di Peet's Coffee & Tea sambil menikmati pemandangan Bay Bridge dari sisi lain.





Saturday, September 22, 2007

Pacific Grove, CA


Tiba di Monterey hari Kamis menjelang magrib. Setelah berbuka dengan minum teh manis hangat, buah korma dan salat magrib di hotel, saya dan cakep segera bergegas menuju restoran Thai Siamese Bay untuk makan malam dengan teman lama yang sekarang menetap di Salinas. Semua yang kami pesan malam itu terasa lebih enak dari biasa. Saya tidak bisa memutuskan apakah karena saya datang sedang lapar-laparnya atau memang kualitas makanan di restoran itu semakin membaik. Entahlah yang penting walaupun saya tidak bisa makan banyak setelah berpuasa seharian, kami semua merasa puas. 


Dari rumah sebetulnya sudah berencana untuk either kembali mengunjungi Monterey Bay Aquarium  karena pingin liat jelly fish nya lagi, -jelly fish merupakan atraksi wajib buat saya setiap mengunjungi aquarium- atau menyusuri Pacific Grove, kota kecil yang terletak di antara Montery dan Carmel-by-the-Sea. Rencana tinggal rencana, yang ada malah keasikan menikmati keindahan laut Pacific dari salah satu pantai yang sepi dekat Pacific Grove. Padahal tadinya cuma ingin menikmati pacific coast dari mobil dan berhenti sebentar jika ada spot yang menarik dan tidak banyak orang sebelum jalan-jalan ke kota. Berapa lama sih bisa betah liat laut pikir saya? He.he... tanpa sadar saya menghabiskan waktu hampir setengah hari. Jadilah batal menjelajahi kota Pacific Grove yang sarat dengan rumah-rumah cantik bergaya Victoria.
Pacific Grove terletak di ujung utara Monterey Penninsula bersebelahan dengan Monterey Penninsula's "hot spot" Cannery Row's. Dari sana bisa langsung ambil Ocean View Blvd yang pemandangannya sangat memanjakan mata. Tidak ada satu bangunanpun yang mengahalangi untuk menikmati hamparan laut biru di sepanjang sisi pantai di Pacific Grove. Sisi lain dari Ocean View Blvd dipenuhi dengan rumah-rumah atau penginapan cantik yang sebagain besar bergaya Victoria. Tidak sampai 2 mile dari ujung Pacific Grove, saya memutuskan untuk berenti di satu area yang tidak terlalu banyak orang agar tidak perlu berebut tempat untuk parkir. Walaupun udara dingin di awal musim gugur sudah mulai terasa, tetap saja banyak orang datang untuk menikmati indahnya pantai ini. Tapi kali ini sepertinya lebih banyak penduduk lokal dibandingkan turis. Terlihat dari aktivitas mereka dan  gears yang dibawa; berjogging, baca buku, makan siang, cuma duduk duduk atau tiduran dihamparan rumput dan bermain dengan anjing -tanpa kamera atau peta-. Pokoknya tidak seperti kegiatan yang dilakukan para turis lah. Yang pasti semua menikmati keindahan laut Pacific dibawah terpaan matahari yang bersinar cemerlang ditengah-tengah udara yang mulai dingin. Heavenly. 







Pinginnya sih jalan-jalan di sepanjang pantai dan membiarkan kaki menyentuh lembutnya pasir putih, tapi nggak ah, laut Pacific kan dingin. Setelah duduk cukup lama menikmati ketenangan dan birunya laut dari salah satu bangku taman yang tersedia di atas tebing, saya pun melanjutkan perjalanan ke arah utara. Begitu melihat tempat istirahat berpasir yang kosong tepat di seberang Point Pinos Lighthouse, saya meminggirkan mobil. Yes, my kind of parking spot. Paling banyak hanya 5 mobil bisa parkir di tempat istirahat yang kecil ini, jadi kemungkinannya tempat ini tidak akan dipenuhi orang.  Asyik asyik bisa menikmati ketenangan dengan sepuas-puasnya tanpa harus berbagi. Setelah memarkir mobil dengan strategis supaya bisa liat laut tanpa ada halangan, saya pun duduk diam menyatu dengan ketenangan sekitar. Sesekali terdengar suara ombak yang memecah saat menghantam bebatuan di sekitar pantai dan kicauan burung-burung yang berterbangan sangat rendah seolah-olah ingin pula menyentuh permukaan laut. Allahu Akbar, betapa agung ciptaanMu, ya Allah. Saya tidak mampu menemukan kata-kata yang tepat untuk mendeskripsikan perasaan saat itu. I just feel very fortunate to be able to enjoy it myself. Made me feel very close to You. Thank you God.  Lama juga saya diberi kesempatan untuk menikmati pantai itu sendirian dan sepuas-puasnya. Saya sempat melaksanakan salat lohor dan beberapa jam kemudian salat ashar di tempat yang sama. Kalau tidak ingat harus pulang, bisa-bisa sampai magrib deh merenung disitu.  


Tepat pukul 5:30 sore kami pun meninggalkan Monterey karena sudah ada janji makan malam dengan adek ipar di San Luis Obispo. Tidak disangka lalu lintas dari Monterey ke San Luis Obispo malam itu cukup lancar. Padahal biasanya setiap Jum'at sore begitu memasuki  Salinas bumper to bumper macetnya. Sepanjang perjalanan ke San Luis Obispo, kaami ditemani sunset yanng cantik dan hamparan tanaman yang berganti-ganti dari lettucedan anggur disepanjang Hwy 101. Pukul 7:45 kamipun tiba di Buena Tavola, restoran Italia favorite kami di San Luis Obispo. Seperti biasa selama bulan puasa, betapapun enaknya makanan yang kami pesan, saya tidak bisa makan banyak dan selalu membawa pulang sisa makanan yang tidak bisa saya habiskan di restoran untuk dimakan waktu saur atau untuk berbuka keesokan harinya. Judulnya penghematan :-)



Dalam perjalan pulang keesokan paginya, sekali lagi kami diberi kesempatan untuk menikmati indahnya fenomena alam; a spectacular rainbow. Setelah gerimis usai, walaupun cuma sekejap tiba-tiba pelangi setengah lingkaran dengan jelasnya muncul di sebelah kanan jalan di antara Buellton dan Lompoc. Begitu jelasnya sampai kami bisa melihat salah satu kakinya menembus kehijauan hutan dipinggir jalan. Sangat sangat cantik. Sayang sekali dengan kecepatan 70 mile per jam di jalan licin bekas hujan, tidak mungkin untuk menghentikan kendaraan secara tiba-tiba tanpa membahayakan kendaraan di belakang kami.  Untungnya saya sempat menayambar kamera saku dan mengabadikan pelangi tersebut dari dalam mobil yang berkecepatan tinggi. Walaupun hasilnya tidak terlalu prima, paling tidak mampu merekam memory kami :-) Alhamdulillah.

Thursday, August 30, 2007

California Central Coast

For a delicious journey...........

Buana Tavola's insalata di gamberi - $13,25


First stop was Montecito for a cup of joe. Then to San Luis Obispo for a light yummy lunch at Buana Tavola, our favorite spot for Italian food in San Luis Obispo. Namanya juga light lunch saya cuma pesan salad udang insalata di gamberi dan segelas minuman kesukaan -air es - :-)  Komposisi udang dan arugulanya seimbang dan rasanya segar dengan potongan tomat segar yang lumayan banyak. Cakep pesan tortelloni di zucca; pumpkin and riccotta cheese in mascappone & sage sauce. Semilir angin sesekali menerpa saat kami menikmati hidangan di udara terbuka di patio restoran. Perfect. Sebelum meninggalkan SLO, mampir sebentar di Up Town Espresso Cafe, tempat ngeteh langganan waktu masih tinggal di kota ini untuk makan sepotong home made chocolate cakenya. Sayangnya hari itu chefnya nggak niat bikin, jadi kami gagal makan chocolate cake.
Buana Tavola's Tortelloni di zucca - $11.50
Makan malam kami sempatkan untuk menikmati kembali nikmatnya masakan Thai di My Thai Cuisine di Marina District. Restorannya sederhana dan tidak terlalu besar, lebih seperti rumah tinggal. Masakan di saji dengan porsi yang generous. Menurut Sam Bhundhumani, yang punya restoran kelahiran Bangkok, mereka menyajikan masakannya sebagaimana masakan tersebut disiapkan dan disajikan di Thailand. Berhubung saya belum pernah mencoba masakan Thai di Thailand, saya tidak bisa menyebutkan masakan My Thai Cuisine ini otentik atau tidak. Yang penting mah enak dan cocok dengan selera sayah makanya dibela-belain ke sini kalau berkunjung ke Monterey Peninsula soalnya biarpun di LA banyak bertebaran restoran Thai, sampai hari ini kami berdua belum menemukan restoran yang betul-betul kami sukai masakannya. Malam itu saya menikmati kembali Pad Thai mereka.


First Awakenings di Pacific Grove, tujuan kami untuk makan pagi keesokan harinya.  First Awakenings sudah menjadi salah satu tempat makan pagi favorit kami setiap berkunjung ke Monterey.  Kali ini saya memesan Creppeggs, crepe tipis dengan topping keju Swiss, buah alpukat,  irisian jamur dan sprouts yang disajikan dengan  potongan kentang dan English muffin.  Porsinya sangat generous yang membuat saya masih kenyang sampai waktu makan siang tiba.  Setelah jalan-jalan sebentar di pusat kota Monterey dan menghabiskan 1/2 porsi Jamba Juice, saya langsung ke Carmel untuk cuci mata dan jalan-jalan di pusat kota yang cantik. Saat perut terasa lapar saya mampir ke Nielsen Bros Market Deli untuk membeli turkey sandwich, apel dan air putih dan menikmati makan siang di bangku taman di tengah kota Carmel. 



Kembali ke Monterey, istirahat sebentar sebelum kembali lagi ke Carmel untuk makan malam di Julihanh, restoran yang menyajikan masakan Vietnam yang dipadu dengan Asian-Californian.  Saya pesan jumbo scallops dinner yang disajikan dengan green bean with garlic and prawn rice.  Suami pesan basa fish dinner yang di broiled dan di sajikan dengan green bean with garlic dan nasi putih. Selain itu kita juga pesan salah satu dish yang rupanya sangat popular dari restoran ini pasta in garlic butter sauce. 



cookies from Patisserie Bechler 
Makan pagi berikutnya kami lakukan di hotel. Setelah check out, jalan-jalan sebentar di Monterey sebelum mampir ke Patisserie Bechler untuk makan siang dan  beli pistachio cake - my favorite dan kue kering untuk dibawa pulang.  Seperti biasa, pilihan makan siang saya turkey sandwich dan soup of the day. 


Buano Tavola
1037 Monterey, San Luis Obispo, CA
First Awakenings
125 Oceanview Blvd., Pacific Grove, 831-375-0846
Patisserie Bechler
1225 Forrest Avenue, Pacific Grove, CA
Nielsen Bros Market Deli
San Carlos & 7 Avenue, Carmel by-the-Sea, CA
My Thai Cuisine
210 Reindollar Avenue, Ph. 883-9677 Marina, CA
Julihanh of Carmel
Dolores & Ocean Ave, Carmel by-the-Sea,  (831) 626-0288


Tuesday, May 15, 2007

Spring Flowers in Monterey







My husband and I were in Monterey again last month. I was fortunate to be able to enjoy beautiful spring flowers and colors. I found myself taking pictures after pictures of so many spectacular flowers. And I wished for one that I had that fancy camera. But for now, I am grateful with what I have. My pocket camera did a great job capturing a small beauty of this world. I feel content. They are simply spectacular!

















I spent most of my days in Monterey looking for flowers and plantation around Monterey and Pacific Grove area. I just think that every single of them is beautiful and perfect. Even the leaves! Yes they are all green, but all is different in shape and texture. Amazing!


New addition to our restaurant list in the area; First Awakenings for breakfast and Patisserie Bechler for lunch and yummy dessert.



                                   


American Tin Cannery
125 Ocean View Blvd #105
Pacific Grove, CA 93950
(831) 372-1125

1225 Forest Avenue
Pacific Grove CA 93950
PH 831-375-0848